jasa mobil derek di bandar lampung

jasa mobil derek di bandar lampung

jasa mobil derek di bandar lampung

Jasa Derek Mobil – PT. GITEWAN SARANA TRANSINDO Adalah perusahaan Jasa Derek Mobil tercepat dan Termurah sehingga di Percaya oleh customer di manapun berada, untuk solusi mobil anda yang sedang mogok di rumah, di jalan atau sedang dalam kecelakaan sekalipun kami siap melayani dengan sepunuh hati dan tanggung jawab kami, karna kepercayaan adalah keberhasilan kunci utama usaha ini.

Lampung

Lampung (Aksara Lampung: ) adalah sebuah provinsi paling selatan di Pulau Sumatra, Indonesia, dengan ibu kota Bandar Lampung. Provinsi ini memiliki dua kota yaitu Kota Bandar Lampung dan Kota Metro serta 13 kabupaten. Posisi Lampung secara geografis berada di sebelah barat berbatasan dengan Samudra Hindia, di sebelah timur dengan Laut Jawa, di sebelah utara berbatasan dengan provinsi Sumatra Selatan, dan di sebelah selatan berbatasan dengan Selat Sunda.

Provinsi Lampung memiliki pelabuhan utama bernama Pelabuhan Panjang dan Pelabuhan Bakauheni, bandar udara utama yakni Radin Inten II terletak 28 km dari ibu kota provinsi, serta Stasiun Tanjungkarang di pusat ibukota.

Provinsi Lampung lahir pada tanggal 18 Maret 1964 dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah Nomor 3/1964 yang kemudian menjadi Undang-undang Nomor 14 tahun 1964. Sebelum itu Provinsi Lampung merupakan keresidenan yang tergabung dengan Provinsi Sumatra Selatan.

Kendatipun Provinsi Lampung sebelum tanggal 18 Maret 1964 tersebut secara administratif masih merupakan bagian dari Provinsi Sumatra Selatan, namun daerah ini jauh sebelum Indonesia merdeka memang telah menunjukkan potensi yang sangat besar serta corak warna kebudayaan tersendiri yang dapat menambah khazanah adat budaya di Nusantara. Oleh karenanya, pada zaman VOC daerah Lampung tidak terlepas dari incaran penjajahan Belanda.

Lampung pernah menjadi wilayah kekuasaan Kerajaan Tarumanagara dan Kerajaan Sunda sampai abad ke-16. Sebelum akhirnya Kesultanan Banten menghancurkan Pajajaran, ibu kota Kerajaan Sunda. Sultan Banten yakni Hasanuddin, lalu mengambil alih kekuasaan atas Lampung. Hal ini dijelaskan dalam buku The Sultanate of Banten karya Claude Guillot pada halaman 19 sebagai berikut:

“From the beginning it was abviously Hasanuddin’s intention to revive the fortunes of the ancient kingdom of Pajajaran for his own benefit. One of his earliest decisions was to travel to southern Sumatra, which in all likelihood already belonged to Pajajaran, and from which came bulk of the pepper sold in the Sundanese region”.[7]

Di bawah pimpinan Sultan Ageng Tirtayasa (1651–1683) Banten berhasil menjadi pusat perdagangan yang dapat menyaingi VOC di perairan Jawa, Sumatra dan Maluku. Dalam masa pemerintahannya, Sultan Ageng berupaya meluaskan wilayah kekuasaan Banten yang terus mendapat hambatan karena dihalangi VOC yang bercokol di Batavia. VOC yang tidak suka dengan perkembangan Kesultanan Banten mencoba berbagai cara untuk menguasainya termasuk mencoba membujuk Sultan Haji, Putra Sultan Ageng untuk melawan Ayahnya sendiri.

Dalam perlawanan menghadapi ayahnya sendiri, Sultan Haji meminta bantuan VOC dan sebagai imbalannya ia menjanjikan akan menyerahkan penguasaan atas daerah Lampung kepada VOC. Akhirnya pada tanggal 7 April 1682 Sultan Ageng Tirtayasa disingkirkan dan Sultan Haji dinobatkan menjadi Sultan Banten.

Dari perundingan-perundingan antara VOC dengan Sultan Haji menghasilkan sebuah piagam dari Sultan Haji tertanggal 27 Agustus 1682 yang isinya antara lain menyebutkan bahwa sejak saat itu pengawasan perdagangan rempah-rempah atas daerah Lampung diserahkan oleh Sultan Banten kepada VOC yang sekaligus memperoleh monopoli perdagangan di daerah Lampung.

Pada tanggal 29 Agustus 1682 iring-iringan armada VOC dan Banten membuang sauh di Tanjung Tiram. Armada ini dipimpin oleh Vander Schuur dengan membawa surat mandat dari Sultan Haji yang mewakili Sultan Banten. Ekspedisi Vander Schuur yang pertama ini tidak berhasil dan ia tidak mendapatkan lada yang dicarinya. Perdagangan langsung antara VOC dengan Lampung mengalami kegagalan disebabkan karena tidak semua penguasa di Lampung langsung tunduk begitu saja kepada kekuasaan Sultan Haji yang bersekutu dengan kompeni, sebagian mereka masih mengakui Sultan Ageng Tirtayasa sebagai Sultan Banten dan menganggap kompeni tetap sebagai musuh.

Logo Provinsi Lampung (Oosthaven) saat penjajahan Belanda
Sementara itu timbul keraguan dari VOC mengenai status penguasaan Lampung di bawah Kekuasaan Kesultanan Banten, yang kemudian baru diketahui bahwa penguasaan Banten atas Lampung tidaklah mutlak.

Penempatan wakil-wakil Sultan Banten di Lampung yang disebut “jenang” atau kadang-kadang disebut gubernur hanyalah dalam mengurus kepentingan perdagangan hasil bumi (lada).

Sedangkan para penguasa Lampung asli yang terpencar pada tiap-tiap desa atau kota yang disebut “adipati” secara hierarki tidak berada di bawah koordinasi penguasaan jenang/gubernur. Disimpulkan penguasaan Sultan Banten atas Lampung hanya dalam hal garis pantai saja dalam rangka menguasai monopoli arus keluarnya hasil bumi terutama lada. Dengan demikian jelas hubungan Banten-Lampung adalah dalam hubungan saling membutuhkan satu dengan lainnya.

Selanjutnya pada masa Raffles berkuasa pada tahun 1811 ia menduduki daerah Semangka dan tidak mau melepaskan daerah Lampung kepada Belanda karena Raffles beranggapan bahwa Lampung bukanlah jajahan Belanda. Namun setelah Raffles meninggalkan Lampung baru kemudian tahun 1829 ditunjuk Residen Belanda untuk Lampung.

Pada masa itu, sejak tahun 1817 posisi Radin Inten, pejuang perlawanan Lampung semakin kuat yang membuat Belanda merasa khawatir dan mengirimkan ekspedisi kecil dipimpin oleh Asisten Residen Krusemen yang menghasilkan persetujuan bahwa:Radin Inten memperoleh bantuan keuangan dari Belanda sebesar f. 1.200 setahun.Kedua saudara Radin Inten masing-masing akan memperoleh bantuan pula sebesar f. 600 tiap tahun.Radin Inten tidak diperkenankan meluaskan lagi wilayah selain dari desa-desa yang sampai saat itu berada di bawah pengaruhnya.

Tetapi persetujuan itu tidak pernah dipatuhi oleh Radin Inten dan ia tetap melakukan perlawanan terhadap Belanda.

Sehingga pada tahun 1825 Belanda memerintahkan Leliever untuk menangkap Radin Inten, namun dengan cerdik Radin Inten dapat menyerbu benteng Belanda dan membunuh Liliever serta anak buahnya. Belanda yang ketika itu juga tengah menghadapi Perang Diponegoro (1825–1830), dibuat tidak berkutik terhadap perlawanan tersebut. Tahun 1825 Radin Inten meninggal dunia lalu digantikan oleh putranya Radin Imba Kusuma.

Setelah Perang Diponegoro selesai pada tahun 1830 Belanda menyerbu Radin Imba Kusuma di daerah Semangka, dilanjutkan pada tahun 1833 Belanda kembali menyerang benteng Radin Imba Kusuma, yang semuanya menemui kegagalan. Baru pada tahun 1834 setelah Asisten Residen diganti oleh Perwira Militer Belanda yang didukung dengan kekuatan penuh, maka Benteng Radin Imba Kusuma berhasil dikuasai.

Radin Imba Kusuma menyingkir ke daerah Lingga, namun penduduk daerah Lingga ini menangkapnya dan menyerahkan kepada Belanda. Radin Imba Kusuma kemudian dibuang ke Pulau Timor.

Belanda juga kian gencar mendekati rakyat pedalaman melalui “Jalan Halus” dengan memberikan berbagai hadiah kepada pemimpin perlawanan rakyat Lampung yang ternyata tidak membawa hasil. Sehingga akhirnya Belanda membentuk tentara sewaan yang terdiri dari orang-orang Lampung sendiri untuk melindungi kepentingan Belanda di daerah Teluk Betung dan sekitarnya. Dilain sisi perlawanan rakyat yang digerakkan oleh putra Radin Imba Kusuma yang bernama Radin Inten II terus berlangsung, sampai akhirnya Radin Inten II ini ditangkap dan dibunuh oleh tentara-tentara Belanda yang khusus didatangkan dari Batavia.

Sejak itu Belanda mulai leluasa menancapkan kakinya di daerah Lampung dan memberikan nama Oosthaven. Perkebunan mulai dikembangkan yaitu penanaman kaitsyuk, tembakau, kopi, karet dan kelapa sawit. Untuk kepentingan pengangkutan hasil perkebunan itu pada tahun 1913 dibangun jalan kereta api dari Teluk Betung menuju Palembang.

Hingga menjelang Indonesia merdeka tanggal 17 Agustus 1945 dan periode perjuangan fisik setelah itu, putra Lampung tidak ketinggalan ikut terlibat dan merasakan betapa pahitnya perjuangan melawan penindasan penjajah yang silih berganti. Sampai akhirnya sebagai mana dikemukakan pada awal uraian ini pada tahun 1964 Keresidenan Lampung ditingkatkan menjadi Daerah Tingkat I Provinsi Lampung.

Kejayaan Lampung sebagai sumber lada hitam pun mengilhami para senimannya sehingga tercipta lagu Tanoh Lada. Bahkan, ketika Lampung diresmikan menjadi provinsi pada 18 Maret 1964, lada hitam menjadi salah satu bagian lambang daerah itu. Namun, sayang saat ini kejayaan tersebut telah pudar.

Artikel utama: Daftar kabupaten dan kota di Lampung

No.Kabupaten/kotaPusat pemerintahanBupati/wali kotaLuas wilayah (km2)[8]Jumlah penduduk (2017)[8]KecamatanKelurahan/desaLogoCiutkanPeta lokasi
1Kabupaten Lampung BaratLiwaParosil Mabsus2.142,78301.131155/131
2Kabupaten Lampung SelatanKaliandaNanang Ermanto700,321.269.262174/256
3Kabupaten Lampung TengahGunung SugihMusa Ahmad3.802,681.468.8752810/301
4Kabupaten Lampung TimurSukadanaM Dawam Rahardjo5.325,031.113.97624-/264
5Kabupaten Lampung UtaraKotabumiBudi Utomo2.725,87885.5912315/232
6Kabupaten MesujiMesujiSaply TH2.184,00315.8137-/105
7Kabupaten PesawaranGedong TataanDendi Ramadhona2.243,51546.16011-/144
8Kabupaten Pesisir BaratKruiAgus Istiqlal2.907,23155.964112/116
9Kabupaten PringsewuPringsewuSujadi Saddat625,00421.18095/126
10Kabupaten TanggamusKota AgungDewi Handajani3.020,64640.588203/299
11Kabupaten Tulang BawangMenggalaWinarti3.466,32419.427154/147
12Kabupaten Tulang Bawang BaratTulang Bawang TengahUmar Ahmad1.201,00268.11993/93
13Kabupaten Way KananBlambangan UmpuRaden Adipati Surya3.921,63479.256146/221
14Kota Bandar LampungEva Dwiana296,001.175.39720126/-
15Kota MetroWahdi61,79165.368522/-

Masyarakat pesisir lampung kebanyakan bekerja sebagai nelayan dan bercocok tanam. Dibeberapa daerah pesisir, komoditas perikanan seperti tambak udang lebih menonjol, bahkan untuk tingkat nasional dan internasional. Sedangkan masyarakat yang tinggal bukan di pesisir kebanyakan bertanam padi dan berkebun lada, kopi, cengkih, kayu manis dan lain-lain. Lampung fokus pada pengembangan lahan bagi perkebunan besar seperti kelapa sawit, karet, padi, singkong, kakao, lada hitam, kopi, jagung, tebu, dan lain-lain. Selain hasil bumi Lampung juga merupakan kota pelabuhan karena Lampung adalah pintu gerbang untuk masuk ke pulau Sumatra. Dari hasil bumi tumbuhlah banyak industri-industri seperti di daerah Panjang, Natar, Tanjung Bintang, dan Bandar Jaya.

Kota-kota penting di Provinsi Lampung adalah:

Transportasi
Jalan raya
Untuk mengakses Provinsi Lampung, dari arah Aceh dapat menggunakan jalur darat melalui jalan lintas tengah Sumatra, Jalan Lintas Timur Sumatra, Jalan Lintas Barat Sumatra dan Jalan Lintas Pantai Timur Sumatra.

Jalan tol
Sejak 9 Maret 2019, Jalan Tol Bakauheni-Bandar Lampung-Terbanggi Besar telah beroperasi penuh, dari Bakauheni (Lampung Selatan) hingga Terbanggi Besar (Lampung Tengah) sepanjang 140 kilometer.[21]

Sebelumnya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) tengah mempersiapkan pembangunan jalan tol kawasan Bakauheni-Palembang. Jalan tol ini, nantinya akan terdiri dari tiga kawasan ruas tol. Untuk tahun ini yang akan dibangun salah satunya Bakauheni-Terbanggi Besar, panjangnya 138 km. Selain itu, modernisasi dermaga Merak dan Bakauheni juga akan dibangun.

Kawasan ruas tol Bakauheni-Terbangi besar diperkirakan dapat diselesaikan dalam empat tahun dengan pendanaan dari swasta, pemerintah, gabungan swasta maupun Pemerintah. Adapun biaya pembangunan ini, diprediksi mencapai Rp 53 triliun, termasuk pembebasan lahan dan konstruksi sekira Rp30 triliun.[22]

Bus
Terminal bus di Lampung:

Terminal Rajabasa dan terminal Sukaraja yang berada di Bandar Lampung. Terminal Rajabasa melayani rute jarak dekat, menengah, dan jauh (AKAP) yang melayani rute ke kota-kota di Sumatra dan Jawa.
Terminal Kota Metro
Selain tiga terminal tersebut, terdapat banyak terminal bus yang berada di seluruh ibu kota kabupaten di Lampung.

Bandar udara
Bandar Udara utama adalah “Radin Inten II” yaitu nama baru dari “Branti”, terletak 28 km dari ibu kota melalui jalan negara menuju Kotabumi. Terdapat pula tiga Bandar Udara perintis yaitu: Bandar Udara Mohammad Taufik Kiemas di Krui, Pesisir Barat; Bandar Udara Gatot Soebroto di Kabupaten Way Kanan; dan Lapangan terbang AURI terdapat di Menggala yang bernama Astra Ksetra.

Pelabuhan
Di provinsi ini terdapat Pelabuhan Panjang yang merupakan pelabuhan ekspor-impor bagi Lampung dan juga Pelabuhan Srengsem yang menjadi pelabuhan untuk lalu lintas distribusi batu bara dari Sumatra Selatan ke Jawa. Sekitar 92 kilometer dari selatan Bandar Lampung, ada Bakauheni, yang merupakan sebuah kota pelabuhan di provinsi Lampung, tepatnya di ujung selatan Pulau Sumatra. Terletak di ujung selatan dari Jalan Raya Lintas Sumatra, pelabuhan Bakauheni menghubungkan Sumatra dengan Jawa via perhubungan laut.

serta pelabuhan nelayan seperti Pasar Ikan (Telukbetung), Tarahan, dan Kalianda di Teluk Lampung.

Ratusan trip feri penyeberangan dengan 24 buah kapal feri dari beberapa operator berlayar mengarungi Selat Sunda yang menghubungkan Bakauheni dengan Merak di Provinsi Banten, Pulau Jawa. Feri-feri penyeberangan ini terutama melayani jasa penyeberangan angkutan darat seperti bus-bus penumpang antar kota antar provinsi, truk-truk barang maupun mobil pribadi. Rata-rata durasi perjalanan yang diperlukan antara Bakauheni – Merak atau sebaliknya dengan feri ini adalah sekitar 2-3 jam.

Dalam keseharian, laki-laki Lampung mengikat kepalanya dengan kikat, dan jika dipakai dalam kerapatan adat dipadukan dengan baju teluk belanga dan kain. Lelaki muda Lampung lebih menyukai memakai kepiah/ketupung, yaitu tutup kepala berbentuk segi empat berwarna hitam terbuat dari kain tebal. Untuk mengiring pengantin dikenakan kekat akkin, yaitu destar dengan bagian tepi dihias bunga-bunga dari benang emas dan bagian tengah berhiaskan siger, serta di salah satu sudutnya terdapat sulaman benang emas berupa bunga tanjung dan bunga cengkih.

Sebagai penutup badan dikenakan kawai, yaitu baju berbentuk teluk belanga belah buluh atau jas. Baju ini terbuat dari bahan kain tetoron atau belacu. Tetapi sekarang banyak digunakan kawai kemija, yaitu bentuk kemeja seperti pakaian sekolah atau modern. Pemakaian kawai kemija ini sudah biasa untuk menyertai kain dan peci, ketika menghadiri upacara adat sekalipun.

Bagian bawah mengenakan senjang, yaitu kain yang dibuat dari kain Samarinda. Bugis atau batik Jawa. Tetapi sekarang telah dikenal adanya celanou (celana) pendek dan panjang sebagai penganti kain.

Kaum wanita Lampung sehari-hari memakai kanduk/kakambut atau kudung sebagai penutup kepala yang dililitkan. Bahannya dari kain halus tipis atau sutera. Selain itu, kaum ibu kadang-kadang menggunakannya sebagai kain pengendong anak kecil.

Lawai kurung digunakan sebagai penutup badan, memiliki bentuk seperti baju kurung. Baju ini terbuat dari bahan tipis atau sutra dan pada tepi muka serta lengan biasa dihiasi rajutan renda halus. Sebagai kain dikenakan senjang atau cawol. Untuk mempererat ikatan kain (senjang) dan celana di pinggang laki-laki digunakan bebet (ikat pinggang), sedangkan wanitanya menggunakan setagen. Perlengkapan lain yang dikenakan oleh laki-laki Lampung adalah selikap, yaitu kain selendang yang dipakai untuk penahan panas atau dingin yang dililitkan di leher. Pada waktu mandi di sungai, kain ini dipakai sebagai kain basahan. Selikap yang terbuat dari kain yang mahal dipakai saat menghadiri upacara adat dan untuk melakukan ibadah ke masjid.

Untuk menghadiri upacara adat, seperti perkawinan kaum wanita, baik yang gadis maupun yang sudah kawin, menyanggul rambutnya (belatung buwok). Cara menyanggul seperti ini memerlukan rambut tambahan untuk melilit rambut ash dengan bantuan rajutan benang hitam halus. Kemudian rajutan tadi ditusuk dengan bunga kawat yang dapat bergerak-gerak (kembang goyang).

Khusus bagi wanita yang baru menikah, pada saat menghadiri upacara perkawinan mengenakan kawai/kebayou (kebaya) beludru warna hitam dengan hiasan rekatan atau sulaman benang emas pada ujung-ujung kebaya dan bagian punggungnya. Dikenakan senjang/ cawol yang penuhi hiasan terbuat dari bahan tenun bertatah sulam benang emas, yang dikenal sebagai kain tapis atau kain Lampung. Sulaman benang emas ada yang dibuat berselang-seling, tetapi ada yang disulam hampir di seluruh kain.

Para ibu muda dan pengantin baru dalam menghadiri upacara adat mengenakan kain tapis bermotif dasar bergaris dari bahan katun bersulam benang emas dan kepingan kaca. Di bahunya tersampir tuguk jung sarat, yaitu selendang sutra bersulam benang emas dengan motif tumpal dan bunga tanjung. Selain itu, juga dapat dikenakan selekap balak, yaitu selendang sutra disulam dengan emas dengan motif pucuk rebung, di tengahnya bermotifkan siger yang di kelilingi bunga tanjung, bunga cengkih dan hiasan berupa ayam jantan.

Untuk memperindah dirinya dipergunakan berbagai asesoris terbuat dari emas. Selambok/rattai galah, yaitu kalung leher (monte) berangkai kecil-kecil dilengkapi dengan leontin dari batu permata yang ikat dengan emas. Kelai pungew, yaitu gelang yang dipakai di lengan kanan atau kiri, biasanya memiliki bentuk seperti badan ular (kalai ulai). Pada jari tengah atau manis diberi cincin (alali) dari emas, perak atau suasa diberi mata dari permata. Dikenakan pula kalai kukut, yaitu gelang kaki yang biasanya berbentuk badan ular melingkar serta dapat dirangkaikan. Kalai kukut ini dipakai sebagai perlengkapan pakaian masyarakat yang hidup di desa, kecuali saat pergi ke ladang.

Pakaian mewah dipenuhi dengan warna kuning keemasan dapat dijumpai pada busana yang dikenakan pengantin daerah Lampung. Mulai dari kepala sampai ke kaki terlihat warna kuning emas.

Di kepala mempelai wanita bertengger siger, yaitu mahkota berbentuk seperti tanduk dari lempengan kuningan yang ditatah hias bertitik-titik rangkaian bunga. Siger ini berlekuk ruji tajam berjumlah sembilan lekukan di depan dan di belakang (siger tarub), yang setiap lekukannya diberi hiasan bunga cemara dari kuningan (beringin tumbuh). Puncak siger diberi hiasan serenja bulan, yaitu kembang hias berupa mahkota berjumlah satu sampai tiga buah. Mahkota kecil ini mempunyai lengkungan di bagian bawah dan beruji tajam-tajam pada bagian atas serta berhiaskan bunga. Pada umumnya terbuat dari bahan kuningan yang ditatah.

Badan mempelai dibungkus dengan sesapur, yaitu baju kurung bewarna putih atau baju yang tidak berangkai pada sisinya dan di tepi bagian bawah berhias uang perak yang digantungkan berangkai (rambai ringgit). Sebagai kainnya dikenakan kain tapis dewo sanow (kain tapis dewasana) dipakai oleh wanita pada waktu upacara besar (begawi) dari bahan katun bersulam emas dengan motif tumpal atau pucuk rebung. Kain ini dibuat beralaskan benang emas, hingga tidak tampak kain dasarnya. Bila kain dasarnya masih tampak disebut jung sarat. Jenis tapis dewasana merupakan hasil tenunan sendiri, yang sekarang sangat jarang dibuat lagi.

Pinggang mempelai wanita dilingkari bulu serti, yaitu ikat pinggang yang terbuat dari kain beludru berlapis kain merah. Bagian atas ikat pinggang ini dijaitkan kuningan yang digunting berbentuk bulat dan bertahtakan hiasan berupa bulatan kecil-kecil. Di bawah bulu serti dikenakan pending, yaitu ikat pinggang dari uang ringgitan Belanda dengan gambar ratu Wihelmina di bagian atas.

Pada bagian dada tergantung mulan temanggal, yaitu hiasan dari kuningan berbentuk seperti tanduk tanpa motif, hanya bertatah dasar. Kemudian dinar, yaitu uang Arab dari emas diberi peniti digantungkan pada sesapur, tepatnya di bagian atas perut. Dikenakan pula buah jukum, yaitu hiasan berbentuk buah-buah kecil di atas kain yang dirangkai menjadi untaian bunga dengan benang dijadikan kalung panjang. Biasanya kalung ini dipakai melingkar mulai dari bahu ke bagian perut sampai ke belakang.

Gelang burung, yaitu hiasan dari kuningan berbentuk burung bersayap yang diikatkan pada lengan kiri dan kanan, tepatnya di bawah bahu. Di atasnya direkatkan bebe, yaitu sulaman kain halus yang berlubang-lubang. Sementara gelang kana, terbuat dari kuningan berukir dan gelang Arab, yang memiliki bentuk sedikit berbeda, dikenakan bersama-sama di lengan atas dan bawah.

Mempelai laki-laki mengenakan kopiyah mas sebagai mahkota. Bentuknya bulat ke atas dengan ujung beruji tajam. Bahannya dari kuningan bertahtakan hiasan karangan bunga. Badannya ditutup dengan sesapur warna putih berlengan panjang. Dipakai celanou (celana) panjang dengan warna sama dengan warna baju.

Pada pinggang dibalutkan tapis bersulam benang emas penuh diikat dengan pending. Bagian dada dilibatkan membentuk silang limar, yaitu selendang dari sutra disulam benang emas penuh. Lengan dihias dengan gelang burung dan gelang kana. Perlengkapan lain yang menghiasi badan sama seperti yang dikenakan oleh mempelai wanita. Kaki kedua mempelai dibungkus dengan selop beludru warna hitam.

Kenapa Harus Menggunakan Jasa Derek Mobil Online

Pemecahan jasa derek maupun jasa towing online memiliki keunggulan tertentu semacam tercantum dalam poin- poin berikut ini:

  • Driver derek berpengalaman. Dengannya mobil Kalian terletak dalam tangan yang cocok, yang siap memberikan pelayanan derek terbaik secara profesional.
  • Siap menjemput di mana pula Kalian terletak. Tidak wajib khawatir mengenai posisi mobil Kalian yang tidak bisa melaju lagi. Di mana pula itu, driver siap menjemput dan menderek kendaraan yang mogok.
  • Kendaraan derek yang terpelihara baik. Biar tetap bisa memberikan pelayanan jasa derek maupun jasa towing mobil yang dapat diandalkan, jasa derek mobil online senantiasa melindungi mobil dereknya dengan baik dan tertib.
  • Peralatan derek yang memadai. Biar proses derek berjalan dengan baik pula, peralatan yang disediakan pastilah memadai sehingga permintaan tetap bisa dipenuhi.
  • Harga lebih terjangkau. Jasa derek berbasis online pula memiliki tarif terjangkau dan lebih transparan.

Mobil Matic Anda Mogok , Jangan Sembarangan Derek dengan Jasa Derek Mobil Sembarangan

Jasa Derek Mobil Matic
Jasa Derek Mobil Matic

Dengan kemajuan teknologi, saat ini kendaraan beroda 4 muncul dalam bermacam transmisi yang membuat perawatan yang diberikan juga berbeda. Perihal ini pula mempengaruhi pada gimana satu mobil mesti diderek. Spesial buat menderek mobil bertransmisi matic, berikut ini perihal yang wajib dicermati:

  • Perhatikan bagian body yang diderek. Apabila mesin tersambung dengan roda depan, terdapat baiknya mobil dinaikan di bagian depan buat menjauhi mesin berbalik sebab perputaran roda
  • Pakai perlengkapan dorongan semacam roda tumpuan. Alangkah lebih baik pula apabila ada roda tumpuan yang jadi penghalang antara roda serta permukaan jalur. Perihal ini kurangi pergerakan yang tidak dibutuhkan dari ban sepanjang mesin tidak menyala
  • Mendatangi pihak dealer, bisa jadi mereka memiliki pemecahan terbaik. Entah jasa derek ataupun juga jasa towring, senantiasa miliki kontak pihak dealer di mana Kamu membeli mobil. Pemecahan terbaik tentu telah disediakan buat customer mereka tercantum Kamu.

Kata yang sering di cari di google

Jasa , Pengiriman , Kirim , Mobil , Cargo , Ekspedisi , Harga , Murah , Online , Via Pos , Aman , Pulau , Syarat , Antar , Ekspedisi Kirim Mobil , Pengalaman , Biaya , Cara , Dari , Ke , Bekas , Baru , Pelni , Kantor , Pesawat , Kapal Laut , JNE , Luar Negri , Kota , Ongkos , Towing , Self Driver , Car Carrier , Kontainer , Kapal Roro , Kapal , Kereta Api , Via Laut , Terbaik , TIKI , Truk , Terpercaya , Angkut , Cek Harga , Paket , Cara , Mengirim , Tarif , Kendaraan , Motor , Ongkir , Jasa Derek Mobil , Jasa Towing , Jasa Supir

Ada Beberapa Macam Mobil Derek Yang biasa Digunakan oleh Jasa Derek Mobil

Jasa Derek Mobil
Jasa Derek Mobil

Beberapa jenis mobil derek yang biasa digunakan yaitu:

  • Boom yaitu mobil derek yang menggunakan boom/kran yang biasanya digunakan untuk mengangkat mobil yang terperosok kedalam parit, ataupun untuk membalikkan kendaraan yang terbalik.
  • Kait dan tarik, digunakan untuk menarik kendaraan dengan rantai atau tali yang dikaitkan ke mobil derek, kendaraannya yang ditarik dikemudikan oleh seorang pengemudi.
  • Roda diangkat yaitu penderekan dengan mengangkat roda depan atau belakang kendaraan kemudian ditarik, hal ini biasanya dilakukan pada kendaraan yang salah parkir, dimana kendaraan tersebut rem parkirnya dijalankan sehingga roda yang terkunci diangkat.
  • Derek gendong, atau di sebut dengan Jasa Towing dimana kendaraan yang diderek digendong keatas kendaraan truk, biasanya digunakan untuk mengangkut mobil mewah dari show room ke rumah pembeli atau untuk mengangkat mobil mewah yang rusak/mogok ke bengkel.

Saat ini di Jakarta banyak beroperasi derek liar yang melakukan pemerasan terhadap kendaraan yang mogok terutama di Jalan tol ataupun didaerah perkotaan lainnya, walaupun di Jalan Tol disediakan derek gratis yang disediakan oleh pengelola jalan tol, tetap saja ada pribadi-pribadi yang memiliki mobil derek yang beroperasi secara liar yang meresahkan para pemakai jalan yang kendaraannya mogok.

Peralatan Derek Mobil Yang Perlu Anda Ketahui

Peralatan Derek Mobil

Dongkrak dan Alat Derek Mobil
Mobil sering bersalah? Baik ya atau tidak derek mobil adalah salah satu perangkat yang wajib anda miliki. Untuk anda yang sedang membutuhkannya, berikut ini adalah beberapa rekomendasi produk katrol dan juga derek untuk mobil yang bisa anda miliki.

Towing Strap dari Arkana
Salah satu hal yang wajib ada di mobil anda sebagai pertolongan pertama atau alat untuk melakukan derek mobil anda adalah Towing strap dari Arkana. Anda pasti pernah melihat orang yang menggunakan peralatan seperti tali rafia atau tali lainnya untuk menderek mobilnya yang mogok bukan? Fungsi dari tali strap ini mirip dengan fungsi tali derek tersebut, bedanya, tali ini memiliki kekuatan yang lebih tinggi dan memang dikhususkan untuk membantu aktivitas derek mobil. Pro Towing strap dari Arkana ini merupakan jenis tali yang universal dan dapat digunakan untuk semua mobil. Produk ini bisa ditemukan dalam beberapa warna yaitu warna hitam, merah dan juga biru. Untuk warnanya sesungguhnya tidak begitu berpengaruh karena masing-masing warna memiliki kekuatan yang sama yaitu dapat menarik barang dengan beban maksimal 2 ton.

Dongkrak Enfornce Jack Stand dari Mollar
Produk lain yang sangat penting dimiliki oleh setiap mobil adalah katrol mobil. Katrol atau dongkrak ini merupakan salah satu hal yang penting untuk membantu anda mengatasi masalah di mobil anda dengan lebih mudah. Untuk anda yang menjadi jenis dongkrak terbaik sebagai peralatan untuk berjaga-jaga salah satu produk yang anda perlukan adalah Dongkrak Enfornce jack stand dari Mollar. Dongkrak Enfornce jack stand dari Mollar merupakan dongkrak stand yang dapat membantu anda untuk mengangkat mobil dengan maksimal beban 2 ton. Produk ini merupakan produk yang aman karena dilengkapi dengan safety pin sebagai pengaman beban. Selain itu produk Dongkrak Enfornce jack stand dari Mollar ini juga menggunakan foot plate tau kaki plat yang membuatnya menjadi lebih aman.

Dongkrak Buaya dari Mollar
Katrol mobil selanjutnya yang anda bisa gunakan untuk simpanan di mobil anda adalah Dongkrak buaya dari Mollar. Produk ini merupakan produk katrol atau dongkrak yang dapat digunakan untuk mengangkat beban maksimal 2 ton. Produk ini memiliki kelebihan yaitu dilihat dari pengemasannya. Karena merupakan produk yang cukup kecil produk Dongkrak buaya dari Mollar ini bisa didapatkan dengan tempat penyimpanannya sekaligus. Dengan adanya tempat penyimpanan ini akan membuat pembawaan dari katrol mobil ini menjadi lebih mudah untuk dilakukan. Kelebihan lainnya yang dimiliki oleh alat derek mobil ini adalah keberadaan roda kaki yang dimilikinya. Karena memiliki roda kaki ini, Dongkrak buaya dari Mollar menjadi lebih mudah untuk dipindahkan.

Towing Strap dari TRD
Alat terakhir adalah alat yang berhubungan dengan derek mobil. Alat ini adalah Towing Strap dari TRD. Produk ini memiliki warna merah menyala dan memiliki kekuatan yang super besar. Produk ini dapat digunakan untuk berbagai mobil yang anda miliki. Untuk desainnya, produk ini merupakan produk yang di desain dengan metode racing development sehingga tidak perlu dipertanyakan lagi mengenai kualitas yang dimilikinya. Untuk membelinya, anda bisa membeli di Lazada.co.id. Selain membeli alat untuk derek ini ada juga produk untuk melengkapi kebutuhan mendadak di mobil anda seperti katrol mobil dan juga alat derek lainnya. Jika anda akan membeli di Lazada, pastikan anda memilih seller yang tepat untuk mendapatkan harga yang murah dan juga produk terbaik.

Cara Derek Mobil yang Baik dan Benar

Kondisi darurat tidak pernah bisa disangka oleh siapapun saat berkendara, seperti saat mobil mogok dan harus diderek. Persiapan alat derek menjadi salah satu tool kit yang harus selalu disediakan, dan jangan sampai terlupakan. Agar mobil tidak mengalami kerusakan yang semakin parah, cara menderek mobil yang baik dan benar ini harus diperhatikan.

Jenis mobil harus disesuaikan dengan cara menderek mobil. Terutama bagi mobil yang diderek dengan mobil penderek khusus, yang biasanya diposisikan dengan cara mengangkat bagian depan atau belakang mobil. Jenis mobil ini berkaitan dengan sistem penggerak rodanya, seperti FWD (depan), RWD (belakang), 4WD (empat roda), dan AWD (semua roda).

Untuk jenis mobil FWD, bagian yang harus diangkat adalah bagian belakang. Dengan mengangkat bagian belakang maka tidak akan merusak sistem penggerak rodanya yang terhubung sistem penggerak. RWD yang diangkat bagian depan, untuk 4WD harus melihat penggerak utamanya di depan atau di belakang, sedangkan AWD harus dinaikkan ke atas mobil penderek.

Untuk cara menderek tanpa mobil penderek khusus, bisa dilakukan dengan menggunakan mobil lain. Syaratnya adalah mobil yang menderek minimal harus mempunyai ukuran yang sama dengan mobil yang diderek. Semakin besar mobil penderek, maka resiko keamanan semakin baik.

Setelah menentukan mobil penderek, towing hook harus dipasang. Towing hook biasanya sudah disesuaikan oleh pabrikan dan disediakan khusus saat kondisi darurat seperti mogok, kecelakaan, atau kondisi lainnya. Letak tow hook bagi mobil penderek biasanya berada di bagian bawah bumper belakang, sedangkan mobil yang diderek berada di bagian depan.

Penggunaan tali juga harus diperhatikan dengan benar. Pilih tali yang memiliki fleksibilitas namun tidak terlalu renggang. Biasanya bahan tali penderek mobil ini berjenis polyester atau nylon yang khusus digunakan untuk mengangkat beban yang besar.

Atur jarak antara kedua mobil dengan maksimal panjang setengah kali panjang kedua mobil. Maksudnya, ketika rata-rata panjang kedua mobil adalah 5 meter, maka jarak tali penderek maksimal 2,5 meter. Jarak ini akan memberikan jarak yang efektif dalam penderekan, karena tidak terlalu jauh dan juga tidak terlalu dekat. Setelah semuanya terpasang, atur kecepatan dengan konstan di angka 30-40 km/jam saja. Usahakan jangan sampai melakukan akselerasi dan pengereman yang mendadak karena sangat berbahaya. Itulah tips derek mobil yang benar, agar siapapun bisa melewati kondisi darurat dengan tetap tenang dan aman.

Sumber Google , Jasa Derek Mobil

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Chat Kami
Silakan Chat
PT. GITEWAN SARANA TRANSINDO
Terima Kasih,
Telah berkunjung di gitewan.net
Ada yang bisa kami bantu, Silakan Chat kami disini ?
×
× Chat Marketing